safety vs profit oriented

17 06 2010

kendaraan tua yang masih diberdayakan

Suatu perusahaan BUMN maupun swasta dalam mengelola manajemennya haruslah mempertimbangkan anggaran yang disusun berdasarkan profit yang diperoleh pada tahun ini agar managerial process dapat berjalan dengan baik di tahun yang akan datang. Hal ini berbeda 180¤ dengan dinas pemerintahan yang dalam pengelolaan anggarannya bergantung pada anggaran pemerintah pusat maupun daerah. Sehingga dalam penggunaan anggaran antara instansi pemerintah dengan swasta sangatlah bertolak belakang. Untuk instansi pemerintah dalam penggunaan anggaran per tahun anggaran “haruslah habis” dan kalau tersisa maka instansi tersebut dianggap tidak dapat memaksimalisasi anggaran. Sebaliknya bagi perusahaan swasta murni maupun BUMN, dalam penggunaan anggaran haruslah sehemat mungkin, karena semakin maksimal perusahaan tersebut dapat berhemat, maka semakin besar profit yang mereka peroleh, dan itu dapat dikatakan prestasi bagi pihak manajerial. Nah oleh karena itulah perusahaan-perusahaan tersebut dinamakan profit oriented.
Dalam seluruh perusahaan pasti terdapat sistem Safety yang merupakan suatu tingkatan keselamatan yang dinilai berdasarkan tingkatan standard tertentu di seluruh perusahaan swasta maupun BUMN. Aspek ekspektasi dari suatu safety dapat bersifat kedalam(internal safety), maupun keluar (eksternal safety).
1. Internal safety merupakan sistem keselamatan yang ditujukan kepada internal perusahaan itu sendiri. Dalam hal ini mencakup karyawan dan sistem kerja perusahaan. Untuk karyawan, perusahaan wajib melengkapi segala perlengkapan kerja yang dapat melindungi karyawan terhadap kecelakaan kerja. Begitu juga dengan sistem kerja, dimana perusahaan wajib menciptakan suatu sistem kerja yang nyaman dan sesuai dengan standar K3 yang telah ditetapkan pemerintah.
2. Eksternal safety merupakan sistem keselamatan yang di wajibkan bagi perusahaan jasa yang dalam pelayanannya wajib menjamin keselamatan pelanggan dalam memanfaatkan pelayanan jasa perusahaan tersebut. Sebagai contoh PT. Angkasa Pura (persero) yang memberikan jasa pelayanan penerbangan wajib menjamin keselamatan pengguna jasa penerbangan dengan menyediakan unit PKP-PK yang sudah menjadi standar internasional sesuai ketetapan ICAO. Sistem keselamatan (safety sistem) yang telah disebutkan diatas sudah pasti merupakan tambahan biaya tersendiri bagi perusahaan.
PKP-PK sebagai suatu bagian dari unit safety sistem di suatu bandara adalah sebuah mandatory sistem alias wajib. Sehingga apabila kita memandang unit PKP-PK ini dari sisi safety oriented, maka perusahaan wajib melengkapi dan menyempurnakan segala peralatan yang dibutuhkan oleh unit PKP-PK agar sistem keselamatan dibandara tersebut terjamin dengan baik. Tetapi hal ini sudah tentu akan berbanding terbalik terhadap anggaran perusahaan yang harus banyak dikeluarkan demi memenuhi itu semua. Karena perusahaan yang berprinsip profit oriented sehingga sistem keselamatan yang seharusnya diutamakan lebih dikesampingkan dengan alasan anggaran. Pengadaan kendaraan operasional yang sudah tua dan selayaknya harus diganti, tapi cukup direkondisi saja. Itulah beberapa contoh betapa bertentangannya antara dua prinsip ini. Safety oriented vs profit oriented.


Aksi

Information

One response

18 04 2011
Heriyanto Wibowo - Mes

memang menarik kalau membandingkan safety dengan profit, di satu sisi memang bertolak belakang, namun di sisi lain safety dapat mendatangkan profit.
Terkait dengan peralatan PKP-PK yang dianggap kurang memenuhi standar memang perlu waktu, proses dan biaya yang tidak sedikit, dan di situlah kita perlu yang namanya improvisasi.
Satu hal lagi yang perlu diingat bahwa top management AP II sudah membuat yang namanya safety commitment dimana safety harus menjadi prioritas, tinggal implementasinya saja yang kita tunggu.
Bravo PKP-PK

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: