PERAWATAN KENDARAAN PKP-PK

23 03 2012

Dasar Pelaksanaan 

Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor : SKEP/ 94/IV/98  Bab VII tentang perawatan fasilitas PKP-PK menyatakan  :

1. Pasal 31 ayat (1)  Setiap bandar udara harus dilengkapi dengan  :

  • Prosedur perawatan fasilitas PKP-PK agar operasinya dapat maksimum sesuai dengan kategori bandar udara untuk PKP-PK;
  • Fasilitas perawatan kendaraan PKP-PK sesuai dengan kebutuhannya;

2. Pasal 31 ayat (2)  Perawatan fasilitas PKP-PK sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) meliputi  :

  • 1)      Penggantian pelumas sesuai persyaratan pengoperasian kendaraan;
  • 2)      Pengecekan bahan bakar dan pelumas setiap hari sebelum dioperasikan;
  • 3)      Pengecekan dan pemanasan mesin utama, mesin pompa dan mesin pembangkit listrik setiap penggantian shift selama kurang lebih 10 menit;
  • 4)      Uji jalan pada tiap tiap kendaraan setiap hari minimum dalam 1 bulan menempuh jarak 60 km;
  • 5)      Pengujian pompa pemadam sesuai prosedur yang berlaku bagi tiap-tiap kendaraan;
  • 6)      Pengurasan tangki air minimum 1 (satu) kali dalam 6 (enam) bulan;

3. Pasal 33 ayat (1) Setiap kendaraan PKP-PK harus diuji         keandalannya secara periodik antara lain  :

  • Rata-rata pancaran (Discharge Rate)            liter/menit;
  • Jangkauan pancaran (Discharge Range)                        meter;
  • Akselerasi (SpeedAcceleration) 0-80 km/h dalam detik;
  • Waktu bereaksi (Response Time)                 menit;
  • Kecepatan maksimum (Maximum Speed)       km/jam             km/jam;
  • Jarak pengereman (Stopping Distance)           meter;


Penambahan dasar pelaksanaan

Dari ketentuan di atas ada beberapa hal yang perlu ditambahkan sehingga para pelaksana pelayanan PKP-PK memahami dengan jelas yang harus dilakukan yaitu sebagai berikut  :

1. Penggantian pelumas agar melihat jam operasi mesin kendaraan pada buku manual kendaraan.  Pada umumnya sulit untuk mendapatkan batasan maksimum jam operasi mesin kendaraan, tetapi perlu ditetapkan dengan pengukuran waktu dengan cara menghitung durasi pemakaian kendaraan. Dan dalam hal ini disarankan untuk penggantian pelumas dengan cara :

  • Jam operasi mesin kendaraan bila tercapai;
  • Maksimum setiap 3 (tiga) bulan sekali pelumas mesin kendaraan harus diganti;
  • Maksimum setiap 6 (enam) bulan sekali pelumas komponen yang lain harus diganti seperti pelumas transmisi, gardan, roda, power steering dll;

Hal ini dimaksudkan agar kendaraan utama PKP-PK dapat dipertahankan keandalannya dan penurunan lifetime dapat dihindari

2. Pemanasan mesin kendaraan agar dilakukan selama kurang lebih 10 menit dan hal ini perlu ditambahkan dengan tekanan udara sudah mencapai 6 s.d 7 kg/cm².  Karena tanpa pencapaian tekanan udara sebagaimana dimaksud maka kendaraan tidak dalam kondisi normal;

3. Uji jalan pada tiap-tiap kendaraan setiap hari harus mencapai kecepatan maksimum, karena sekaligus melihat kemampuan kendaraan sebagaimana dimaksud SKEP/94/IV/98 pasal 33 ayat (1) walaupun mungkin  harus dilakukan di landasan pacu;

4. Pengujian pompa pemadam kendaraan harus dilakukan setiap hari pada saat kendaraan utama mengisap air pada bak air yang tersedia;

 

Jadwal kegiatan perawatan

Dalam aturan terdahulu belum dituangkan jadwal kegiatan perawatan secara rinci dan masih berbentuk umum sehingga memerlukan pengembangan dalam aturan tersendiri.

Oleh sebab itu disarankan agar ditetapkan jadwal kegiatan perawatan fasilitas PKP-PK untuk dikembangkan pada setiap bandar udara.

Sebagai contoh jadwal kegiatan perawatan fasilitas PKP-PK  sebagai berikut  :

Perawatan harian, meliputi  :

1. Pemeriksaan kendaraan PKP-PK ;
2. Berkaitan dengan keselamatan dan operasional kendaraan;

  • Air radiator;
  • Minyak rem (brake system);
  • Baut roda;
  • Air accu;
  • Pelumas mesin, transmisi, power steering, gardan, roda;
  • Sistem tekanan udara (air pressure system);
  • Bahan bakar;
  • Bahan pemadam;
  • Lampu-lampu kendaraan;
  • Klakson dan sirene;

3. Uji kemampuan kendaraan;

a. Akselerasi (SpeedAcceleration) 0-80 km/h dalam detik

  • Untuk kendaraan Type I  maksimum 40 detik
  • Untuk kendaraan Type II dan Type III maks. 25 detik

Jika kendaraan yang diuji tidak memenuhi standar sebagaimana dimaksud agar dicatat di dalam buku perawatan kendaraan;

b. Kecepatan maksimum (Maximum Speed)       km/jam

  • Untuk kendaraan Type I mencapai 100 km/jam;
  • Untuk Kendaran Type II dan Type III mencapai 105 km/jam;

Jika kendaraan tidak mencapai kecepatan maksimum yang dipersyaratkan agar dicatat di dalam buku perawatan kendaraan;

Sedapat mungkin penggunaan all wheel drive dapat dilakukan agar kendaraan terbiasa dan tidak terjadi slip pada automatic transmission dan perjalanan kendaraan minimum mencapai 60 km dalam sebulan.

 

c. Jarak pengereman (Stopping Distance) meter;

Pengukuran jarak pengereman dihitung saat kecepatan kendaraan 30 km / jam sampai kendaraan tersebut berhenti;

  1. Untuk kendaraan Type I tidak lebih 13 meter;
  2. Untuk kendaraan Type II dan Type III tidak lebih 11 meter;

Jika kendaraan melebihi jarak pengereman yang dipersyaratkan agar dicatat di dalam buku perawatan kendaraan;

 

d. Rata-rata pancaran (Discharge Rate)               liter/menit;

  • Untuk kendaraan  type I minimum 4500 liter/menit;
  • Untuk kendaraan Type II dan Type III minimum 2000 liter/menit;

 

e. Jangkauan pancaran (Discharge Range)   meter;

  • Untuk kendaraan  type I minimum 65 meter;
  • Untuk kendaraan Type II  minimum 55 meter;
  • Untuk kendaraan  Type III minimum 45 meter;

Pancaran searah angin dengan solid stream;

Uji kemampuan ini setiap hari harus dilakukan untuk membiasakan kendaraan berjalan cepat dan juga sambil melatih pengemudi dalam pengoperasian kendaraan, kecuali kalau ada hal yang memaksa kendaran tidak dapat diuji.

 

4. Pemeriksaan kelengkapan kendaraan;

  • Disesuaikan dengan jumlah yang dicantum di dalam daftar peralatan di kendaraan;
  • Letak / posisi di dalam kendaraan dan jika dipindah harus dicatat di dalam log book peralatan / kendaraan;

       Sebagai contoh  :

Slang pemancar

a)  Jumlah di dalam daftar peralatan   :     8  rol

Jumlah saat diperiksa                   :      7  rol

Kondisi                                         :   baik;

Keterangan       :       1  rol slang dalam perbaikan (coupling lepas)

b)   Letak slang  di sebelah  kiri locker depan kendaraan

 

5. Pemeriksaan peralatan pertolongan

  • Disesuaikan dengan jumlah yang dicantum di dalam daftar peralatan di kendaraan;
  • Letak / posisi di dalam kendaraan dan jika dipindah harus dicatat di dalam log book peralatan / kendaraan;

 

6. Pengetesan genset dalam persiapan operasi malam hari;

  • Hidupkan mesin genset +  5 menit;
  • Test seluruh lampu;

 

Perawatan mingguan;

a.  Uji pencapaian response time;

  • Dititik beratkan kepada reaction kendaraan utama PKP-PK saat diam kemudian bergerak mencapai akselerasi, top speed , berhenti sampai memancarkan bahan pemadam (disimulasikan dengan bahan pemadam air) sampai 50% discharge rate kategori bandar udara;
  • Diberitahukan kepada pengemudi secara dadakan;

b. Pengetesan keandalan peralatan pendukung;

Sama halnya dengan kendaraan utama dan yang membedakan hanya standar waktu dan kecepatan;

c. Slang pemadam;

  • Dikeringkan setelah dipakai dan dilap bersih;
  • Test kekuatan slang sesuai prosedur;

d. BA Set;

Dititik beratkan pada masker dan valve agar selalu diperiksa dalam hal kebocoran;

e. Resuscitator,  P3K dan tandu;

  • Memeriksa isi resuscitator
  • Tekanan sesuai standar;
  • Obat obatan P3K (jumlah dan kelayakaa=n)’
  • Tandu  (kebersihan dan kesiapan fungsinya)

f. Protective Clothing;

  • Kebersihan dan kesiapan fungsinya;
  • Kelayakan lapisan dalam pakaian

g. Tangga;

  • Kesiapan fungsinya;
  • Pengetesan kekuatan;

 

Perawatan bulanan;

a.  Pengetesan pompa pemadam;

  • Dry test untuk meyakinkan bahwa pompa masih bisa priming;
  • Test pengisapan;

b. Pengadukan dan pengayakan dry chemical powder pada tangki kendaraan;

  • Tepung kimia kering dikeluarkan melalui lubang di bagian bawah tabung (container);
  • Bila terjadi kristalisasi pada tepung agar dihancurkan dan kemudian diayak dan kembali masukkan ke dalam tabung

 

Perawatan triwulan;

  1. Penggantian pelumas  mesin kendaraan;
  2. Penggantian air radiator;
  3. Greasing naple komponen kendaraan;
  4. Pembersihan bak air PKP-PK;

 

Perawatan semester

  1. Penggantian pelumas gardan;
  2. Penggantian pelumas roda;
  3. Penggantian obat-obatan P3K;
  4. Pembersihan tangki air kendaraan;
  5. Pembersihan tangki bahan bakar;
  6. Uji kualitas foam AFFF (fire test method);

Mengacu kepada Airport Service Manual Part 1 ICAO Document 9137-An/898.

 

Perawatan tahunan;

  • Penggantian accu;
  • Pembersihan radiator;
  • Uji kualitas foam AFFF (spesification test);

Mengacu Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor SKEP/94/IV/98 dan dilaksanakan oleh regulator;

  • Uji keandalan seluruh kendaraan PKP-PK;

Mengacu Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor SKEP/94/IV/98 dan dilaksanakan oleh regulator

 


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: